Dari DPRD ke Gerakan Sosial: Langkah Budi Mulya Membangun Pemuda Palembang yang Berdaya

by -565 Views

PALEMBANG — Pelantikan pengurus Karang Taruna Kota Palembang masa bakti 2025–2030 menandai babak baru pergerakan sosial kepemudaan di Kota Palembang. Dalam acara pelantikan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa (28/10/2025), nama Budi Mulya menjadi sorotan.

Politisi muda yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Palembang sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang itu resmi dilantik sebagai Sekretaris Karang Taruna Kota Palembang.

Budi Mulya menyatakan, jabatan barunya di Karang Taruna bukan sekadar amanah simbolik, melainkan bagian dari komitmen pribadi untuk menghadirkan organisasi sosial yang kuat, hidup, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Karang Taruna harus menjadi rumah besar bagi pemuda Palembang. Kami ingin membangun gerakan pemuda yang berdaya, tangguh, dan mampu memberikan solusi atas persoalan sosial di lingkungan mereka,” ujar Budi kepada wartawan seusai pelantikan.

Dari Seremonial ke Aksi Nyata

Budi menegaskan bahwa dirinya bersama Ketua Karang Taruna Kota Palembang, Ahmad Catur Nugraha, telah menyiapkan arah baru organisasi agar tidak terjebak dalam rutinitas seremonial semata.

Ia menempatkan program sosial, ekonomi kreatif, serta peningkatan kapasitas pemuda sebagai fokus utama dalam lima tahun kepengurusan.

“Kami akan memperkuat peran Karang Taruna di tingkat kelurahan dan kecamatan. Program kami konkret—mulai dari pelatihan wirausaha muda, pemberdayaan masyarakat, hingga mengatasi isu sosial seperti kenakalan remaja dan penyebaran hoaks,” ungkapnya.

Budi melihat potensi besar pemuda Palembang yang selama ini belum tergarap secara optimal. Ia menilai, jika energi muda itu diarahkan dengan benar, Karang Taruna bisa menjadi kekuatan sosial yang strategis di tengah masyarakat urban yang dinamis.

Sinergi dengan Pemerintah

Sebagai figur publik yang juga aktif di lembaga legislatif, Budi menempatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan sebagai prioritas utama.

Menurutnya, Karang Taruna tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

“Kami siap bersinergi dengan Pemkot Palembang, TNI, Polri, dan berbagai instansi lainnya. Karang Taruna harus menjadi mitra strategis dalam membangun karakter, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang turut hadir dalam pelantikan tersebut, mendukung penuh arah baru yang diusung pengurus Karang Taruna. Ia berharap, organisasi ini mampu kembali ke khitahnya sebagai penggerak solidaritas sosial dan laboratorium kepemimpinan muda di tingkat akar rumput.

“Karang Taruna bukan hanya tempat berhimpunnya anak muda, tetapi juga motor perubahan sosial yang menguatkan solidaritas masyarakat,” ujar Ratu Dewa.

Gerakan Pemuda Berdaya

Dikenal aktif di bidang sosial dan kepemudaan, Budi Mulya menegaskan bahwa Karang Taruna Palembang di bawah kepengurusan baru harus menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan empati sosial di kalangan pemuda.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya sibuk di dunia digital, tapi juga peduli terhadap lingkungannya,” katanya.

Sebagai langkah awal, ia akan memetakan potensi pemuda di setiap wilayah dan memperkuat koordinasi antarstruktur organisasi. Kolaborasi dengan dinas-dinas terkait juga akan digencarkan untuk memastikan program Karang Taruna berjalan efektif dan terukur.

“Karang Taruna harus kembali relevan. Bukan hanya dikenal karena namanya, tapi dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Budi Mulya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.