Jakarta – LSM Pemerhati Situasi Terkini (PST) tengah dalam perjalanan menuju Jakarta. Hal ini merupakan agenda tahunan untuk menyampaikan laporan ke Kejagung RI terkait penggunaan keuangan Negara khususnya di Sumsel.
Ketua PST, Dian HS ketika dihubungi mengatakan, setidaknya terdapat sejumlah kegiatan dilingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Muara Enim.
Diketahui sejumlah kegiatan yang akan dilaporkan ke Kejagung RI pada BKPSDM Muara Enim menggunakan APBD TA 2024 yakni:

Selain itu, PST juga akan menyampaikan laporan sekaligus melakukan aksi demonstrasi terkait kegiatan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Muara Enim yakni :
1.Belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat ( budidaya ternak kambing) Rp.560.000.000
2. Belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat (budidaya ternak sapi) Rp.2.812.000.000.
3.Belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat (budidaya ternak kambing) Rp.420.000.000.
4.Belanja barang untuk dijual diserahkan kepada masyarakat berupa handtraktor sebanyak 23 unit Rp.908.925.500.
“Seperti kita ketahui, Muara Enim sangat rentan terjadi korupsi. Oleh sebab itu kami menyampaikan laporan ke Kejagung RI terkait dua dinas tersebut yang diduga telah terjadi adanya indikadi KKN,”kata Dian HS.
Dian meminta kepada Kejagung RI untuk membentuk tim agar turun ke Muara Enim menyelidiki apa yang kami sampaikan.
“Panggil dan periksa kepala Dinas Tanaman Pangan dan Kepala BKPSM Muara Enim sesuai dengan undang-undang berlaku,” tegasnya.
Sebagai lembaga kontrol sosial, PST akan mengawal permasalahan ini dan menyampaikan laporan sesuai dengan amanat PP 43 tahun 2018.







