Dirgahayu RI, ADO Sumsel Gelar Lomba Gaple Rebutkan Piala Gubernur

by -506 Views

Palembang – Perayaan HUT Kemerdekaan ke-80 di Sumatera Selatan berlangsung berbeda. Ratusan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel menggelar Lomba Gaple memperebutkan Piala Gubernur dan Wali Kota Palembang, Sabtu (16/8).

Acara yang diikuti 210 peserta itu bukan sekadar hiburan, melainkan simbol perjuangan sekaligus wadah silaturahmi para pengemudi daring yang setiap hari berhadapan dengan kerasnya realitas jalanan dan tekanan aplikator.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa cara mengisi kemerdekaan di era digital berbeda dengan generasi sebelumnya.

“Kalau dulu leluhur kita berjuang dengan bambu runcing, hari ini generasi digital berjuang menghadapi era artificial intelligence (AI). Driver online adalah garda depan yang membantu mengurangi pengangguran sekaligus mempermudah akses layanan masyarakat. Pemerintah berterima kasih karena keberadaan kalian nyata meringankan beban negara,” kata Herman Deru.

Sebagai bentuk apresiasi, Deru menambahkan hadiah pribadi sebesar Rp5 juta, sehingga total hadiah lomba menjadi Rp10 juta.

ADO: Ojol Berjuang di Tengah Ketidakpastian Regulasi

Ketua DPD ADO Sumsel, Asrul Indrawan, menyebut kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba gaple, tetapi juga simbol perjuangan ojol dalam memperjuangkan hak dan nasib mereka.

“Walaupun kami hidup pas-pasan, kami ingin tetap memaknai kemerdekaan dengan cara kami. Ojol setiap hari berjuang mencari nafkah, inilah bentuk pengorbanan kami setelah 80 tahun Indonesia merdeka,” ujarnya.

Namun di balik perayaan, Asrul menegaskan masih ada masalah serius yang membelit para driver online, terutama soal ketidakjelasan regulasi pemerintah terhadap aplikator transportasi daring.

“Kami terus berjuang karena setoran aplikator naik, sementara pendapatan tidak menentu. Aturan yang menaungi hubungan antara driver dan aplikator juga belum jelas. Ini yang membuat posisi kami rentan,” katanya.

ADO menilai peran pemerintah daerah maupun pusat sangat dibutuhkan untuk mendorong lahirnya regulasi yang melindungi driver dari praktik yang merugikan, termasuk perang tarif dan kebijakan sepihak aplikator.

Transportasi Online: Penopang Ekonomi Digital

Hadirnya transportasi online di Sumsel tak bisa dilepaskan dari dinamika ekonomi digital. Bagi banyak pelaku usaha kecil, terutama kuliner, ojol menjadi penyambung hidup karena memastikan produk sampai ke konsumen. Deru menegaskan hal ini adalah kontribusi besar yang sering luput dari perhatian publik.

“Sebagus apapun makanan kalau tidak ada yang antar, tetap tidak berguna. Ojol adalah penghubung antara produsen dan konsumen,” katanya.

Momentum Politik dan Solidaritas Ojol

Acara lomba gaple ini juga memperlihatkan kuatnya solidaritas antar komunitas ojol di Palembang. Selain ADO, hadir pula aliansi lain seperti Pandawa, yang ikut memeriahkan kegiatan. Dalam forum itu, para driver juga menyuarakan aspirasi soal kebutuhan regulasi yang adil.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya hadir saat perayaan, tapi juga serius mendorong payung hukum yang jelas agar aplikator tidak semena-mena. Ini perjuangan kami, mungkin bukan dengan bambu runcing, tapi lewat aksi dan konsistensi di lapangan,” ujar salah satu perwakilan aliansi ojol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.