PRABUMULIH – Sebanyak 50 siswa SMA Negeri 3 Prabumulih dari kelas X dan XI, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik yang digelar di aula sekolah, Jumat, 24 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran praktis bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik dan cara kerja media massa.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan narasumber Eka Patriani, perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, yang juga merupakan wartawan Harian Umum Prabumulih Pos.
Kehadiran Eka disambut antusias oleh peserta yang ingin mendalami cara menulis berita, mencari ide liputan, hingga memahami etika jurnalistik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat, yang dilaksanakan di ruang multimedia SMAN 3 Prabumulih.
Para siswa tampak aktif bertanya mengenai berbagai hal, mulai dari teknik wawancara, cara menulis lead yang menarik, hingga perbedaan antara berita fakta dan opini.
Narasumber pun menjawab setiap pertanyaan dengan contoh-contoh nyata dari pengalaman liputan di lapangan.
Pembina ekskul jurnalistik SMA Negeri 3 Prabumulih, Mutiara dan Riska, turut mendampingi kegiatan tersebut.
Mereka menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap dunia literasi, sekaligus melatih keterampilan menulis dan berpikir kritis.
Karna Sebelumnya saat pertemuan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik hanya sebatasnya saja, dan juga hanya memainkan foto.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar langsung dari praktisi media. Harapan kami, mereka bisa menuangkan ide dan gagasan secara cerdas serta berani menyampaikan informasi dengan benar,” ujar Mutiara.
Sementara itu, Eka Patriani dalam materinya menjelaskan bahwa menjadi jurnalis tidak hanya tentang menulis berita, tetapi juga memahami tanggung jawab sosial dalam menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya menyampaikan, informasi yang sesuai fakta dan data dalam setiap karya jurnalistik.
“Anak muda perlu memiliki jiwa kritis dan sensitif terhadap isu-isu di sekitar mereka. Jurnalistik bukan hanya profesi, tapi juga cara untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui informasi yang bermanfaat. memiliki skill jurnaliatik juga tidak harus menjadi wartawan,” kata Eka.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan rencana tindak lanjut berupa praktik menulis berita sederhana hasil wawancara di lingkungan sekolah. Dengan kegiatan ini, SMA Negeri 3 Prabumulih berharap lahir generasi muda yang tidak hanya melek media, tetapi juga memiliki kemampuan literasi dan komunikasi yang kuat.








