HUT ke 22 Tahun, BPI Sayangkan Pemprov Sumsel Minim Perhatian

by -686 Views

Palembang – Peringatan HUT Badan Peneliti Indonesia Kekayaan Penyelenggaraan Negara dan Pengawasan Anggaran Republik Indonesia (BPΙ ΚΡΝΡΑ RI) ke – 22 Tahun. HUT kali ini di adakan di kota Palembang dengan kegiatan memberikan bantuan sosial kepada 10 panti asuhan yang berada di sekitar kantor sekretariat BPI Sumsel yang jarang mendapatkan bantuan dari pemprov Sumatra Selatan dan bhakti sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Tb. Tubagus Rahmad Sukendar, S.Sos.,SH. Sebagai Ketua Umum BPI KPNPA RI mengatakan, Alhamdulillah acara ini berlangsung dengan meriah, kami sangat bangga bahwa dengan kerja keras daripada jajaran pengurus BPI Sumsel. Acara HUT BPI yang ke-22 tahun ini bisa berlangsung dengan baik dan meriah,” katanya saat menyampaikan sambutan di Sekretariat Badan Peneliti Independen (BPI) JI. Macan Kumbang IIIA No. 4455 Kel. Demang Lebar Daun Palembang, Kamis (16/5/2024).

Rahmad Sukendar berharap kedepannya bagaimana BPI Sumsel ini bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dengan OPD yang ada di Sumsel untuk sama-sama bisa mengawasi jalannya roda pembangunan di sumsel,” ucapnya.

Lebih lanjut Rahmad Sukendar mengungkapkan, untuk pengawasan korupsi di Sumsel sendiri menurut informasi dari ketua BPI Sumsel cukup tinggi, Alhamdulillah dengan kerja keras dari BPI Sumsel bisa mengungkapkan beberapa kasus sampai ke proses pengadilan seperti ( kasus korupsi KONI SUMSEL, SMA 1 9, Bawaslu Oi, Bawaslu Oku Timur dan Bawaslu Prabumulih),” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua BPI KPNPA RI DPW Sumsel Feriyandi, SHMD mengungkapkan kekecewaan nya, sebagai ketua BPI DPW Sumsel sudah beberapa kali kegiatan BPI Sumsel memberikan santunan kepada masyarakat yang kurang mampu dan Panti asuhan, sedangkan Pemprov Sumatera Selatan tidak memberikan bantuan apa apa. Hari ini kita berharap PJ Gubernur Sumatera Selatan akan datang tapi yang datang hari ini adalah KASI (Kepala Seksi).

“Seharusnya dia datang memberikan semangat dan support kegiatan seperti ini bahwa masyarakat Sumsel ini masih perlu bantuan pemerintah, tapi dia sendiri sebagai PJ Gubernur tidak ada dokumentasinya, kita sebagai lembaga saja bisa membagikan 300 paket sembako kepada anak yatim tapi mana bantuan dari pemprov tidak ada,” ungkap Ferry.

Ferry menegaskan, setelah acara ini kita akan demo atas kinerja PJ Gubernur Sumsel dan masalah yang ada di dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan saat ini, kita akan minta kepada PJ Gubernur dan semua dinas agar bisa memberikan contoh yang teladan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.